” Jadi Jilbaber Kok Ribet ?? “

“Kok ribet banget sih jadi jilbaber….”,itu selentingan kata-kata yang sering kudengar secara gak sengaja dari temen-temen yang pastinya bukan jilbaber. Hmm…sah-sah aja kalo mereka mo bilang kayak gitu, gak ada larangan palagi dinegeri Indonesia yang berasas demokrasi ini dimana setiap orang berhak mengeluarkan pendapatnya tentu saja asal dengan tata cara yang sopan , tidak menyinggung ras, agama, dan suku bangsa. OK kembali ke topik awal, kalimat “kok jilbaber ribet banget sihh…”Kalimat ini sebenarnya gak meluncur begitu saja dari sebagian teman-teman kita ini tapi ternyata ada faktor yang pendorong sehingga kalimat ini terucap. Ternyata yang menjadi dasar keluarnya kalimat ini karena mereka secara gak sengaja melihat ada seorang akhwat tentuny jilbaber yang mau naek motor, dan secara gak sengaja maaf roknya tersingkap sedikit. Upss…tapi jangan berpikir yang aneh-aneh dulu, soalnya si akhwat dah tau kalo mau bepergian pake rok atau gamis apalagi naek kendaraan bermotor kondisi seperti ini pasti bakal terjadi ,makanya para akhwat-akhwat terutama para jilbaber dah siap siaga, biar auratnya gak ngumbar kemana-mana mereka menggunakan jurus pakaian berlapis-lapis. Nah “jurus” akhwat-akhwat ini yang mencetuskan kalimat diatas tadi jadi terlontar dari temen-teman kita ini, dan biasanya ditambah lagi dengan kalimat “gak kepanasan ta?” Dan yang paling ekstrim “gak gaul banget sihh..”

Hmm…begini akhwat fillah saudara semuslim yang tercinta dan dirahmati Allah. Menurut saya mereka (para jilbaber tadi) sampai “seribet itu ”(menurut anda) ketahuilah bukan karena mereka pengen ribet bin ruwet, tapi karena mereka benar-benar sangat ingin menjaga, karena mereka benar-benar sangat ingin mematuhi perintah Allah. Sesuai dengan QS Annur (24) : 31 , yang artinya “Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (Ind : jilbab) nya ke dadanya ”. Jelas banget bukan bahwa aurat wanita disini tidak boleh diumbar-umbar, tidak boleh diperlihatkan selain oleh muhrimnnya soo gak salah kan kalau mereka memakai “jurus” pakaian berlapis-lapis.

Fenomena yang terjadi sekarang ini berbanding terbalik dengan apa yang telah jelas diperintahkan dalam QS Annur:31. Sekarang begitu banyak wanita muslim mengumbar aurat mereka kemana-mana. Mereka dengan “PD”nya berdalih inilah namanya model, gaul, gak ribet dll. Kalau mereka sadari sebenarnya yang ribet itu malah mereka-mereka ini sendiri, ribet pilih baju yang trendy dan pastinya gak syar’i , ribet pinjem uang atau buka celengan karena pengen punya model baju terbaru atau asesoris pendukung untuk mempercantik diri (padahal gak bikin cantik tapi keliatan aneh he2..). Dan mau tahu yang paling ribet nih kalo mereka lagi naek kendaraan, mereka-mereka ini sibuk megang pakaian karena kekecilan disana-sini, kalo lagi pake rok mini sibuk megang pegang rok mininya soalnya takut kesingkep, makanya mbak, teteh, uni, kakak, ayuk, pake rok panjang dong mau duduk selonjoran juga gak akan kesingkep. Atau ada yang pake baju ketat pas sepinggang kalo gerak sedikit keliatan perutnya kayak penari india itu, jadi kalo mo naik kendaraan sibuk pegang bajunya sendiri jadi duduk gak nyaman gak bisa muter sana sini duduk tegap manis padahal gak keliatan manis tapi kaku banget (pengalaman pribadi nih kayaknya :D).

Yah gitu deh teman-temanku sekalian moga ini bisa jadi membuka pandangan kita sekalian terutama buat saya juga. Saya sebagai penulis disini cuma pengen berbagi nih, jujur saja saya juga gak ada maksud untuk menggurui, saya juga masih harus banyak belajar. Moga ini bisa jadi motivasi saya buat jadi lebih baik lagi, jadi muslimah sejati dan saya juga doakan moga teman-teman pun begitu. Aminnn…Wassalam

About helenaapriza

Always try to be a good Moslem Always try to be the best Always try to be my self Always try to be useful for every one Never stop to study View all posts by helenaapriza

4 responses to “” Jadi Jilbaber Kok Ribet ?? “

  • enviro

    duwh, mau deh jilbaber. tp knp yah masih peran batin. sy masih kerudungan ala kadarnya yah walopun sholat 5 waktu jalan, sunah sholat jalan, ngaji jalan, tapi masiih kurang sreg ngajalanninya. di tunggu sahring2nya,,, add ymku yah..

    • helenaapriza

      @ enviro : Mang semua butuh proses, aku juga gitu dulunya. Tapi setelahku pikir-pikir kalau sesuatu ku jalanin setengah-setengah hasilnya pun pasti setengah-setengah. Aku gak mau amal yg sudah kujalankan (misalnya : shalat, puasa dll) tak sempurna cuma hanya karena aku menutup aurot tak sempurna (tak sesuai syar’i). iyakannn🙂.

  • Alan Asyari

    Saya gak Komen apa-apa, Hanya mendoakan Semoga Saudariku seiman tetap teguh menjalankan Syariat yang telah ditetapkan Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: